Categories
Parenting

Hak Dan Kewajiban Mama Bekerja Bagian 2

® Hak dipindah ke bagian/ pekerjaan lain bila berisiko terhadap kehamilan. Misal, awalnya Mama bekerja di lapangan. Karena kondisi kehamilan, Mama untuk sementara waktu bekerja di dalam kantor menangani administrasi yang situasinya lebih menjamin keamanan dan kenyamanan fisik serta psikologis Mama, sesuai kapabilitas Mama, dan terlebih dahulu disetujui oleh Mama. ® Hak mendapatkan tunjangan kehamilan dan persalinan. Umumnya, perusahaan mengikutsertakan pegawai dalam asuransi kesehatan.

Bila perusahaan mengikutsertakan Mama dalam polis asuransi yang menyangkut kehamilan dan persalinan, maka ketahui lebih lanjut bagaimana prosedur pembayaran yang diterapkan, sesuai perjanjian pihak perusahaan dengan pihak asuransi. Sebagai contoh, ada yang menerapkan: karyawati membayar di muka biaya rumah sakit, baru kemudian diganti perusahaan, asuransi menanggung terlebih dahulu seluruh biaya, baru kemudian menagihkan ke karyawati bersangkutan, aspek-aspek yang perlu ditagihkan dan sistem reimburse. Mama juga berhak didaftarkan dalam program BPJS Kesehatan. Sebaiknya mamil mencari tahu detail program BPJS Kesehatan yang menyangkut kehamilan dan persalinan pada bagian terkait dan berwenang. Khususnya tentang pelayanan kesehatan yang relevan dengan kondisi mamil, seperti pelayanan pemeriksaan kehamilan atau antenatal care. ® Hak tetap boleh bekerja (tidak diberhentikan). Perusahaan dilarang untuk memutuskan hubungan kerja (pemecatan) dengan sebab pekerja wanita hamil, keguguran, melahirkan atau sedang menyusui bayinya. Jika perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja karena pekerja menikah atau hamil, perusahaan wajib mempekerjakan karyawan itu kembali. Mamil juga perlu mempelajari lagi tentang ketentuan yang tertulis dalam kontrak kerja, apakah ada pasal yang membahas hal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *