Ide Rumah yang Menyatu di Alam Cocok untuk Villa di Bali

Ide Rumah yang Menyatu di Alam Cocok untuk Villa di Bali – Rumah ini tak hanya memanfaatkan tanah sebagai lahan, tapi juga berteman dengan alam sekitarnya. S etiap rumah dibangun di atas tanah yang merupakan bagian dari alam. Karena itu, tentu bangunan rumah akan memberikan efek pada alam di sekitarnya. Apakah efek tersebut positif atau negatif, tergantung dari cara kita membangunnya. Hal inilah yang disadari oleh Fazri Yulianto dan istrinya, ketika membangun rumah 3 lantai ini. Terinspirasi visi dari Holcim, produsen semen, yaitu “Building Sustainable Solution for Society’s Future” (Membangun Solusi Berkelanjutan untuk Masa Depan Masyarakat), muncullah tekad untuk membuat rumah yang ramah terhadap alam. Tak sekadar menciptakan rumah yang nyaman dihuni, tapi juga mampu memberikan kembali apa yang diambil dari alam semaksimal mungkin. Rancangan desain, pemilihan material, hingga pengaturan sistem untuk memanfaatkan sumber daya alam diperhitungkan sebaik mungkin oleh semua tim pembangunan.

Fisik Bangunan

Berdiri di atas tanah berkontur yang lebih tinggi dari sekitarnya, tidak membuat Fazri ingin merubah bentuk tanah tersebut. Baginya, tanah berkontur justru memberikan keuntungan, yakni rumah terlihat tinggi dan mendapatkan pemandangan yang lebih bagus. Rumah dibangun tidak sejajar dengan tanah kaveling, melainkan cenderung diagonal dari utara ke selatan. Tujuannya tak lain agar sisi rumah yang didominasi bukaan tidak langsung terpapar cahaya matahari dari barat atau timur. Bukaan berupa jendela besar membuat ruang tetap terang tanpa menjadikannya panas. Tak hanya itu, bukaan ini juga menjadi jalan masuk bagi angin. Sirkulasi udara yang baik membuat keluarga Fazri tidak selalu membutuhkan AC untuk memperbaiki penghawaan. Terlebih lagi dengan banyaknya pepohonan di sekitar rumah yang memberikan udara sejuk. Dalam membangun rumah tersebut, Fazri meminimalkan jumlah pohon yang ditebang. Hasilnya, hanya 1 pohon yang yang ditebang, sedangkan yang lainnya masih berdiri kukuh meneduhkan rumah.

Pemilihan Material

Material yang berasal dari alam memang memiliki keindahan yang khas. Namun bukan berarti kita harus menggunakan material alami seluruhnya. Untuk menerapkan keindahan khas alam, Fazri dan istri lebih memilih material buatan yang tampilannya cukup alami. Pada dinding eksterior, Fazri menggunakan batu buatan berbahan campuran semen untuk menggantikan batu alam asli. Material alami diaplikasikan pada beberapa bagian rumah. Di pintu masuk utama rumah, kita dapat melihat daun pintu berbahan jati daur ulang. Lantai parket di kamar tidur menggunakan bahan bambu, yang tersedia cukup banyak di alam dan cepat tumbuh. Fazri juga menggunakan produk fabrikasi, seperti Conwood, untuk menggantikan pemakaian kayu alami pada elemen bangunan lainnya. Sebut saja dinding luar ruang kerja, rangka pembingkai area tangga basement, anak tangga, lantai pada area kolam renang, serta pelapis carport. Semua elemen bangunan tersebut dilapis dengan produk Conwood yang berbahan dasar semen dan partikel kayu.

Memanfaatkan Teknologi

Tak hanya arsitektur dan material yang berkualitas, Fazri juga menambahkan unsur teknologi untuk mendukung efisiensi energi. Dimulai dari yang paling sederhana, yaitu menggunakan lampu LED untuk semua ruang. Tak hanya itu, pada atap rumah terpasang panel surya yang mampu mengumpulkan tenaga listrik hingga 4.000 watt. Atap rumah yang berbentuk datar juga dimanfaatkan untuk menampung 4.000-5.000 liter air hujan untuk dikumpulkan ke dalam tangki. Air hujan tersebut kemudian disaring dan digunakan untuk keperluan seharihari. Tak hanya atap rumah, tanah di sekitar bangunan juga berperan penting dalam menyerap air hujan. Karena itulah Fazri membuat beberapa lubang biopori di sekeliling rumah. Ide-ide luar biasa yang diterapkan di rumah ini menegaskan pentingnya bersikap ramah terhadap alam.

Vertical Garden Pereduksi Panas

Vertical garden adalah solusi bagi Anda yang ingin memiliki taman namun terkendala oleh lahan yang terbatas. Dengan sistem ini, tumbuhan ditanam pada medium yang dipasang secara vertikal, baik digantung atau menempel ke dinding. Ternyata, vertical garden memiliki fungsi panas lain yaitu sebagai pereduksi matahari. Sisi depan dan belakang rumah Fazri cenderung terpapar cahaya matahari dari barat dan timur. Paparan cahaya matahari tersebut berpotensi membuat udara di dalam rumah menjadi panas. Untuk mengatasi ini, Fazri memasang vertical garden pada kedua sisi tersebut. Dengan begitu, paparan cahaya matahari pagi dan sore direduksi sebelum mengenai permukaan bangunan. Bahkan, tanamantanaman yang tumbuh pada vertical garden tersebut juga mampu menambah udara segar di sekitar bangunan.

Batu Buatan

Batu alam memang memiliki daya tahan yang baik sebagai elemen eksterior bangunan. Bahkan keindahannya menjadi alasan banyaknya pemilik rumah menerapkan material ini pada huniannya. Namun, keindahan tersebut bisa didapatkan tanpa harus menggunakan batu alam asli. Seperti yang terlihat di dinding eksterior rumah Fazri. Barisan batu dalam pola susun sirih tampak memberikan kesan kuat pada rumah. Ternyata, susunan batu tersebut adalah batu buatan yang terbuat dari campuran semen. Dengan warna abu sedikit cokelat dan tekstur kasar, batu buatan tersebut tampak alami seperti batu alam asli Tak sekadar menciptakan rumah yang nyaman dihuni, tapi juga mampu memberikan kembali apa yang diambil dari alam semaksimal mungkin.

Siapkan Genset Berkualitas

Untuk anda yang tinggal di Bali, pastikan rumah yang anda tinggali di bekali dengan genset. Genset bisa di beli di supplier jual genset bali terpercaya yakni PT Rajawali Indo yang telah berpengalaman lebih dari 20 Tahun. Genset bali yang di sediakan PT Rajawali bergaransi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *