Marker Terbaru Untuk Menilai Cadangan Ovarium

Sistem reproduksi perempuan dirancang se demikian rupa untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkem bangan anak sebelum dan sesudah masa kelahiran. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman yang mengubah gaya hidup, tingkat aktivitas dan pola makan, menyebabkan perempuan sering kali meng alami gangguan dalam proses fertilisasinya. Saat ini telah tersedia pemeriksaan yang dapat membantu para perempuan untuk mengetahui tingkat kesu burannya, yaitu dengan menghitung jumlah cadang an ovarium (ovarian reserve).

Cadangan ovarium adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan jumlah dan kualitas oosit (sel telur) pada perempuan usia tertentu. Hasil penelitian terbaru membuktikan, anti mullerian hormone (AMH) merupakan penanda cadangan ovarium yang paling akurat.

Pemeriksaan AMH sebagai penanda cadangan ovarium bermanfaat untuk: memperkirakan respons ovarium; memperkirakan potensi kehamilan; menentukan strategi pengobatan yang tepat pada pe nanganan infertilitas; menunjang diagnosis PCOS (polycystic ovary syndrome); menilai terjadinya go nadotoksik pascakemo/radioterapi; menunjang diag nosis dan pemantauan GCT (granulose cells tumor); dan memperkirakan usia saat menopause terjadi.

Memahami kebutuhan para perempuan, Labo ratorium Klinik Prodia telah menyediakan pemerik saan AMH. Kelebihan AMH dibandingkan dengan biomarker cadangan ovarium lain, yaitu: tidak dipe ngaruhi oleh siklus haid; tidak dipengaruhi oleh va riasi sirkadian (jam biologis – periode 24 jam); dan tidak dipengaruhi oleh kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *