Persaingan RPG Old School (2D) dan Modern (3D)

Tidak bisa dipungkiri, tampilan RpG Maker masih terkesan oldschool karena hanya menggunakan kamera dari arah atas saja. Karena itulah, persaingan RpG 2d dan 3d adalah persaingan yang berat. Meski begitu, menurut pria kelahiran 9 Juni bukan berarti RpG 2d tidak bisa bersaing. Jika sebuah game dibuat secara benar dengan menonjolkan segi cerita, disisipi pesan moral, serta tidak melulu fokus pada pertempuran, RpG 2d tidak akan kalah bagusnya dengan yang 3d.

Sebagai contoh, game child of Light adalah game yang cukup “mencuri” perhatian gamer, padahal game tersebut dibuat dalam dua dimensi. Menariknya, developer dari game tersebut juga terhitung sebagai perusahaan besar yaitu Ubisoft Montreal, studio game yang yang membuat game sekelas watch dog, Far cry, dan Assassin’s creed.

Inilah yang menjadi pertanyaan, “Mengapa mereka bisa menyempatkan diri untuk membuat sebuah RpG yang (dominan) 2d?”, “Bagaimana reaksi pasar menerima RpG 2d ini, sementara mereka sudah terbiasa dengan game 3d?” pria kelahiran 9 Juni ini pun yakin, suatu saat nanti, RpG 2d tidak hanya dianggap sebagai game “memorabilia” atau old-school, tapi juga sebuah genre tersendiri yang diakui secara luas, sama seperti saudaranya yang sudah 3d. Toh, menurutnya, game 2d dan 3d hanya berbeda masalah perspektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *